01010111010101011011000110101010101010110101010111010101011010101010101010101010101010101010101010101010
01010111010101011011000110101010101010110101010111010101011010101010101010101010101010101010101010101010
01010111010101011011000110101010101010110101010111010101011010101010101010101010101010101010101010101010
01010111010101011011000110101010101010110101010111010101011010101010101010101010101010101010101010101010
01010111010101011011000110101010101010110101010111010101011010101010101010101010101010101010101010101010
01010111010101011011000110101010101010110101010111010101011010101010101010101010101010101010101010101010
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Basis Data II. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Basis Data II. Tampilkan semua postingan

GreenSQL (Database Firewall)

Buat temen2 yang suka maen2 database di OS Linux, biar g disadap sama hacker silahkan coba aplikasi yang satu ini! <<ni tutorialnya>> isinya :
  • Risk Scoring Matrix
  • GreenSQL Reverse Proxy
  • Simulation Mode
  • Blocking Suspicious Command
  • Learning Mode
  • Active Protection from Unknown Queries
  • Installasi GreenSQL
  • Konfigurasi Database
  • Service GreenSQL
  • GreenSQL Console
  • SQL Injection Test
GreenSQL adalah aplikasi yang berfungsi sebagai “firewall” untuk MySQL database yang dapat membantu melindungi data dari serangan SQL injection. Sekarang semakin banyak jumlah serangan pada situs web dan aplikasi web yang langsung berhubungan dengan Database Mysql dikenal sebagai SQL injection vulnerabilities.

Ini adalah masalah yang sangat berat karena beberapa aplikasi yang struktur coding kurang memperhatikan masalah keamanan data memungkinkan remote user untuk mengirim acak perintah SQL langsung ke database tanpa ada validasi terhadap perintah SQL query database dijalankan oleh aplikasi web. Dengan GreenSQL maka setiap perintah SQL yang dikirim ke MySQL, akan diperiksa terlebih dahulu dan hanya query yang dianggap baik yang akan di teruskan ke MySQL.

Perintah-perintah SQL ilegal GreenSQL adalah :
  • Semua perintah SQL yang mengarah pada sensitif table yang memiliki resiko tinggi, seperti table : user,account,dan semacamya.
  • Semua perintah SQL Qeury yang menimbulkan resiko tinggi seperti : insert, delete, update, dan semacamya.
  • Pengisian komentar yang disertai dengan perintah-perintah SQL yang menimbulkan resiko.
  • Penggunaan/pengisian password kosong.
  • Perintah SQL yang berisi "or"
  • Perintah ekspresi SQL yang menimbulkan nilai "True".
  • Samua perintah SQL yang membandingkan konstanta.
 

NoSQL vs RDBMS

NoSQL adalah yang cepat, portabel, sistem manajemen basis data relasional yang sewenang-wenang tanpa batas, (selain memori dan kecepatan prosesor) yang berjalan di bawah, dan berinteraksi dengan, Sistem Operasi UNIX1. Ia menggunakan "Operator-Stream Paradigm" dijelaskan dalam "Unix Review", March, 1991, halaman 24, berjudul "4GL Bahasa". Ada sejumlah "operator" yang masing-masing melakukan fungsi yang unik pada data. The "aliran" adalah UNIX diberikan oleh Input / Output redirection mekanisme. Oleh karena itu masing-masing operator proses beberapa data dan kemudian meneruskannya sepanjang operator berikutnya melalui pipa fungsi UNIX. Hal ini sangat efisien sebagai pipa UNIX diimplementasikan di memori. NoSQL ini kompatibel dengan "Relational Model".


______________________________________________________________

RDBMS (sistem manajemen database relasional) yang didasarkan pada basis data model relasional yang dikembangkan oleh EF Codd. Sebuah database relasional memungkinkan definisi struktur data, penyimpanan dan kendala operasi dan integritas. Dalam sebuah database data dan hubungan di antara mereka diorganisir dalam tabel. Sebuah tabel adalah kumpulan dari baris atau catatan dan setiap baris dalam sebuah tabel berisi bidang yang sama. Bidang-bidang tertentu dapat ditunjuk sebagai kunci, yang berarti mencari nilai-nilai tertentu yang akan digunakan bidang pengindeksan untuk mempercepat mereka.
Bidang di mana dalam dua tabel yang berbeda mengambil nilai dari set yang sama, operasi join dapat dilakukan untuk memilih catatan terkait dalam dua tabel dengan nilai-nilai yang sesuai dalam bidang tersebut. Sering kali, tetapi tidak selalu, ladang akan memiliki nama yang sama di kedua tabel. Sebagai contoh, sebuah "perintah" mungkin mengandung tabel (customer_id, product_code) pasang dan "produk" tabel mungkin berisi (product_code, harga) sehingga untuk menghitung pasangan tertentu tagihan pelanggan Anda akan jumlah harga semua produk yang dipesan oleh pelanggan dengan bergabung pada produk-kode bidang dua tabel. Hal ini dapat diperluas untuk bergabung dengan beberapa meja di beberapa bidang. Karena hubungan ini hanya ditentukan pada waktu retreival, database relasional diklasifikasikan sebagai sistem manajemen basis data dinamis.

Referensi >>
 

Identifiying Relationship dan non-identifiying Relationship

 

BerkeleyDB

BerkeleyDB merupakan tipe database yang akan kita gunakan.

Sebagai sistem database, BerkeleyDB memiliki keunggulan seperti layaknya database, transaction, performance, dan berbagai API yang telah tersedia tanpa harus membuat ulang dari awal. Fitur penting BerkeleyDB adalah hot-backup, yaitu dapat dibackup tanpa harus mematikan sistem.

Masalah terbesar BerkeleyDB adalah file databasenya tidak cross platform. Artinya, walaupun aplikasi BerkeleyDB tersedia di Windows dan Linux, kita tidak bisa langsung mengcopy database dari Linux dan memasukkannya ke database Windows. Tambahan lagi, BerkeleyDB yang digunakan dalam Subversion tidak dapat berjalan di atas Windows 98/Me. Jadi, kita harus gunakan Windows 2000 atau XP.

Relational database lain seperti MySQL, SQL Server, Oracle dan lainnya berjalan alam proses yang berbeda dengan aplikasi yang menggunakannya. Misalnya kita punya aplikasi data pegawai, aplikasi kita mengakses tabel di database melalui front-end database, harus login dan authenticate dulu. Ini berbeda dengan Subversion. BerkeleyDB berjalan dalam proses yang sama dengan Subversion, artinya Subversion mengakses langsung tabel-tabel BerkeleyDB. Hal ini menyebabkan Subversion lebih cepat, tapi juga lebih mempengaruhi database. Kesalahan di Subversion akan menyebabkan database rusak, dan sementara tidak dapat digunakan sampai administrator melakukan tindakan perbaikan.

Walaupun tidak menyebabkan kehilangan data, tapi pengguna repository sementara tidak bisa mengakses repository sampai administrator memperbaiki database.

Jadi, kalau anda ingin menggunakan BerkeleyDB, pastikan anda menggunakan server process Subversion (melalui httpd atau svnserve) yang berjalan sebagai satu user.
 
 
Support : Creating Website | Mohammad Mastur
Copyright © 2011. Catatan Harianku - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mohammad Mastur
Proudly powered by Blogger